You are here: »
Home » All posts
MAKASSAR--MI: Jelang Olimpiade Robot Nasional 24 Juni mendatang di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sebanyak 120 siswa sekolah dasar (SD) di Kota Makassar mengikuti Battle Robo 2010 'Fun Learning and Play With Robo'.
Acara digelar selama dua hari hingga Jumat (18/6) di open Hall SD Santo Joseph Rajawali Jalan Lamadukelleng No 7 Makassar.
Dalam Battle Robo tersebut, tiap tim terdiri atas dua orang dan memainkan sepasang robot dan memainkannya dengan misi harus memecahkan balon yang terikat di badan robot yang digunakan peserta. Tiap peserta memegang satu remote control untuk menggunakan satu robot.
"Untuk persiapan olimpiade robot tersebut, pada kompetisi ini dengan tema robot perang dengan berusaha memecahkan balon di badan robot lawan dengan menggunakan cutter yang dipasang di tangan robot. Setiap tim punya waktu tiga menit untuk memecahkan balon lawan," terang Sekretaris Panitia Battle Robo 2010 Steven Rampengan.
Selain untuk persiapan olimpiade robot jelas Steven, kegiatan ini juga untuk memperkenalkan robot dikalangan anak usia SD agar membangun minat, kreativitas dan menstimulasi perkembangan daya nalar serta memperkenalkan pengetahuan teknologi robotika sejak dini.
Ghenesia, 7 dan Sharon, 7, siswa kelas 2 SD Santo Joseph yang merupakan pasangan peserta Battle Robot tersebut mengaku senang sekali mengikuti acara ini. "Waktu baru main, rasanya tegang, takut robotnya jatuh dan harus kalah," ungkap Sharon. (LN/OL-9)
• MediaIndonesia
[Read More...]
Jakarta (ANTARA News) - Diakhir rangkaian acara Indonesia Informations Communication Technology Award (INAICTA) 2010, panitia akan menggelar kompetisi robot (robotic competition) di Gedung Jakarta Convention Center (JCC) 23-24 Juli mendatang.
Kompetisi yang diselenggarakan atas kerjasama Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Robotic Organizing Comittee Indonesia (ROCI) itu memperlombakan dua kategori yaitu obstacle race dan maze solving robot.
"Dengan adanya kompetisi robot di INAICTA ini diharapkan nantinya akan ada efek-efek positifnya," kata General Chairman ROCI yang juga ketua bidang penjurian INAICTA 2010 Santoso Gondowidjojo GD.Mus di temui di FX Lifestyle Center Jakarta.
Santoso mengungkapkan sebenarnya 2 kategori lomba itu mengadopsi Olimpiade Robot.
ROCI yang membawahi kompetisi-kompetisi robot di Indonesia dan berhubungan dengan olimpiade robot internasional berupaya mencari peserta terbaik kompetisi robot INAICTA yang dimungkinkan bisa menjadi wakil di perlombaan internasional.
ROCI mengaku sudah membantu 43 peserta olimpiade robot internasional dari indonesia dalam kompetisi di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menggondol medali perak dan beberapa technical award.
Nantinya penjurian dua kategori lomba akan menilai kecepatan waktu, dimana tiap peserta harus mengatur strategi dalam mengkalkulasi waktu tercepat jika ingin keluar sebagai pemenang.
Khusus untuk yang kategori maze solving, robot yang dibawa peserta harus dipereteli satu persatu terlebih dahulu yang kemudian dirakit ulang pada saat kompetisi dan setelah itu baru dilakukan pengujian pengoperasian sampai siap dilombakan.
Menurut Santoso, satu kelemahan pembuatan robot di Indonesia adalah belum adanya microchip buatan dalam negeri dan masih harus diimpor.
Microchip yang masih harus diimpor membuat biaya pembuatan robot menjadi lebih mahal. Harga sebuah microchip buatan Jepang bisa mencapai antara 30 hingga 50 dolar AS dan itu tergantung merek dan kebutuhan desain robotnya.
Jumlah peserta yang akan mengikuti kompetisi ini, 200 orang untuk kategori maze solving, sedangkan obstacle race berjumlah 60 hingga 70 orang yang terbagi dalam tim.
Sementara itu untuk medan lomba yang akan dihadapi peserta kompetisi adalah berupa rintangan berbentuk labirin dimana setiap robot beratnya tak lebih dari 1.5 hingga 2 kg dan panjang serta lebarnya tidak melibihi 20 cm.(Yud/S026)
• ANTARANews
[Read More...]
SIAGA-SATU: Apabila berjalan lancar, maka proyek Mass Rapid Transit (MRT) tahap 1 rute Lebak Bulus ke Bundaran Hotel Indonesia bisa dioperasikan akhir 2016. MRT inilah yang nantinya dianggap mampu mengatasi keruwetan Jakarta akibat padatnya lalu lintas. Karena MRT dapat mengangkut banyak orang sekaligus.
Proyek MRT ini sebelumnya hanya direncanakan dari Lebak Bulus sampai Dukuh Atas (14,5 kilometer), kini Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia (15,5 kilometer).
MRT Jakarta yang akan dibangun Pemerintah Jakarta membentang dari Lebak Bulus di Jakarta Selatan dan Bundaran HI di Jakarta Pusat. Sebagian rute dibangun di bawah tanah dan sisanya dibangun di atas jalan.
Proyek itu adalah tahap 1 dari rencananya 3 tahap pembangunan MRT di Jakarta. Tahap 2 adalah dari Dukuh Atas ke Kota dan tahap 3 adalah jalur Timur - Barat.
Seluruh pembangunan dan pengoperasian sistem MRT Jakarta dilakukan oleh PT MRT Jakarta yang dimiliki Pemerintah Jakarta.
Soal penambahan panjang jalan, kata Direktur PT MRT Jakarta, Tribudi Rahardjo, telah disetujui oleh Japan International Cooperation Agency (JICA). JICA ialah lembaga bantuan dana dari Jepang. JICA setuju perpanjangan rute karena tidak akan menambah beban biaya.
"Jadi ini bentuknya pengalihan saja, seharusnya biaya untuk pembangunan fisik tembus HI yang masuk rute Dukuh Atas-Kampung Bandan, akan dialihkan ke dalam pembiayaan Lebak Bulus - Bundaran HI ini," katanya.
Nantinya, di sepanjang jalur itu akan dibangun 13 terminal. Tujuh terminal antara Lebak Bulus dan Blok M berada di permukaan tanah. Enam lainnya, mulai dari Al Azhar hingga Bundaran HI, dan semuanya berada di bawah tanah.
MRT sendiri adalah alat transportasi yang dapat mengangkut penumpang dalam jumlah besar secara cepat. Modalnya adalah kereta, layaknya kereta api listrik.
Transportasi ini, kata Kepala Bidang Informasi Publik, Pemerintah Provinsi Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, merupakan salah satu jawaban atas persoalan lalu lintas di Jakarta.
"Coba kalau ke kantor pakai mobil, satu mobil isinya dua orang. Kalau 2 ribu orang pakai mobil dan bergerak bersama. Bayangkan banyaknya kendaraan di jalan," kata Cucu. "Tapi kalau dengan MRT, bisa mengangkut banyak orang sekaligus. Lebih efektif."
Hasil penelitian Dinas Perhubungan Jakarta 2009 menyebutkan, akibat kemacetan lalu lintas yang terjadi setiap hari di Ibukota Jakarta, diperkirakan kerugian yang diderita oleh semua warga Jakarta mencapai Rp 17,2 triliun setiap tahun. Sementara total kerugian yang ditanggung warga terbagi atas tiga sektor. Yakni, bahan bakar, waktu yang tidak produktif, dan kerugian kesehatan. [na]
• SiagaIndonesia
[Read More...]
Bandung, DMC - Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Marsdya TNI Eris Herriyanto S.Ip, M.A, mengatakan, Peraturan Presiden (Perpres) tentang Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) sudah ditandatangani oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada minggu yang lalu. KKIP mengemban tugas untuk meningkatkan kemandirian industri pertahanan.
“Perpres tentang KKIP sudah ditandatangani minggu lalu dan sekarang Kemhan sedang menyiapkan personel, tempat sekretraiat dan mekanismenya”, ungkap Sekjen Kemhan saat mempimpin rapat koordinasi antara penentu kebijakan, pengguna dan produsen bidang Alutsista ke XI, Jum’at (25/6) di PT Len Industri (Persero), Bandung.
Lebih lanjut Sekjen mengatakan, setelah dilaksanakan workshop revitalisasi industri pertahanan pada akhir tahun lalu, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 01 tentang Percepatan Pembangunan.
Inpres tersebut mengamanatkan beberapa point yang berkaitan dengan Kemhan antara lain pembetukan KKIP, penyusunan RUU Industri Pertahanan, pembuatan rencana induk dan roadmap revitalisasi industri pertahanan, Penelitian dan Pengembangan yang hasilnya digunakan untuk memenuhi peralatan pertahanan dan keamanan dalam negeri dan pengadaan Alutsista industri dalam negeri dengan menggunakan pinjaman dalam negeri.
Terkait dengan KKIP, Sekjen menjelaskan bahwa KKIP nantinya akan diketuai oleh Menhan dan sebagai Sekretarisnya adalah Wamenhan. Karena Perpresnya sudah keluar, kemungkinan dalam waktu dekat KKIP ini akan sudah mulai berjalan.
Untuk itu, melalui pertemuan tersebut, Sekjen Kemhan mengharapkan kepada pihak yang terkait untuk dapat memberikan masukan kepada Kemhan tentang apa yang diharapkan baik oleh pengguna maupun produsen untuk bagaimana KKIP ini kedepan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian industri pertahanan dalam negeri.
Sementara itu, terkait dengan penyususnan RUU Industri Pertahanan, Sekjen Kemhan mengatakan pada tahun ini Kemhan diminta untuk menyiapkan naskah akademik dan naskah Undang Undangnya, sehingga diharapkan pada tahun 2011 RUU Industri Pertahanan sudah dapat masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Diharapkan nantinya Undang Undang tentang Industri Pertahanan tersebut dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mengembangkan industri pertahanan.
Kebijakan Menhan Pro Terhadap Kemandiriaan Industri Pertahanan
Lebih lanjut Sekjen menegaskan bahwa kebijakan - kebijakan yang ditetapkan oleh Menhan sangat pro terhadap kemandirian industri pertahanan dalam negeri. Kebijakan tersebut diantaranya bahwa setiap pengadaan Alutsista TNI diharapkan dapat mengikutsertakan industri nasional baik BUMN maupun swasta dalam pengadaan Alutsista untuk diproduksi di dalam negeri.
Selain itu, dalam setiap pengadaan hendaknya mengikutsertakan beberapa syarat lainnya untuk diajukan kepada para penyedia barang antara lain lisensi menjadi milik Kemhan dan manajemenennya dikendalikan oleh Kemhan.
Dengan adanya kebijakan Menhan yang pro terhadap kemandirian industri pertahanan dalam negeri tersebut, lebih lanjut Sekjen Kemhan menghimbau kepada pihak terkait baik pengguna dalah hal ini TNI maupun produsen dalam hal ini industri pertahanan dalam negeri, untuk dapat mengimbangi kebijakan yang diberikan oleh Menhan tersebut. Dengan demikian proses peningkatan kemandirian indusrti dalam negeri akan berjalan lebih cepat.
Rakor yang dilaksanakan secara rutin tiap tiga bulan ini dihadiri oleh tiga pemangku kepentingan yang berkaitan dengan Alutista yang diperlukan oleh Tentara Nasional Indonesia(TNI). Tiga pemangku kepentingan tersebut antara lain pihak penentu kebijakan, pihak produsen dan pihak pengguna. Pihak penentu kebijakan terdiri dari Kemeneterian Pertahanan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Bappenas dan sejumlah instansi pemerintan terkait lainnya.
Sedangkan produsen dalam hal ini adalah Badan Usaha Milik Negara Industri Pertahanan (BUMNIP) yaitu PT Pindad, PT.PAL, PT DI, PT LEN, dan sejumlah industri pertahanan dalam negeri lainnya. Sementera itu pihak pengguna antara lain TNI dan Polri. Selain ketiga pihak pemangku kepentingan tersebut, hadir pula sejumlah perwakilan dari akademisi. (BDI/PGN)
• DMC
[Read More...]