ISENG BLOGER

Kemenkominfo Nilai Telekomunikasi Natal dan Tahun Baru Cukup Baik



JAKARTA--MICOM: Layanan telekomunikasi saat Natal dan Tahun Baru dinilai cukup baik.

"Kondisi layanan telekomunikasi pada saat suasana perayaan Natal 2010 sejauh monitoring dan evaluasi Kementerian Kominfo ternyata cukup baik kualitasnya, sehingga tugas dan tanggung jawab berikutnya adalah terhadap kewajiban untuk tetap menyediakan kualitas layanan telekomunikasi yang cukup baik pula di saat sekitar pergantian tahun baru 2011," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Gatot S. Dewa Broto di Jakarta, Minggu (2/1).

Gatot Dewo Broto mengatakan, harapan Kementerian Kominfo agar layanan telekomunikasi dipastikan baik ternyata direspons secara positif oleh para penyelenggara telekomunikasi. Ia mencontohkan, PT Telkom yang secara khusus melakukan kesiapan untuk layanan TelkomFlexi, yaitu berupa peningkatan kualitas sinyal di lokasi wisata dan pusat-pusat kunjungan.

"PT Telkom melakukan penambahan repeater dan mobile BTS; penyediaan kapasitas SMS yang mampu melayani 14,8 juta SMS per jam; dan peningkatan bandwidth internet 3,2 Gbps untuk melayani penggunaan layanan data FlexiNet yang terus meningkat," katanya.

Demikian pula dengan PT Telkomsel yang juga telah menyiapkan seluruh elemen jaringan (ketersediaan jangkauan layanan, BTS, MSC, BSC, kapasitas inteligent network, kapasitas SMSC, kapasitas layanan BlackBerry, dan jaringan 3G/HSDPA/HSPA+).

Gatot menambahkan, berdasarkan laporan dari penyelenggara telekomunikasi dan dicek silang dengan hasil monitoring Kementerian Kominfo, maka data trafik telekomunikasi yang dilaporkan oleh PT Indosat adalah SMS mencapai 714 juta SMS (naik 165 persen dibanding saat pergantian tahun baru sebelumnya). Kenaikan trafik tertinggi di wilayah Jawa Timur dan Sulawesi, Maluku, dan Papua, serta pengiriman data mencapai 18,73 terrabyte.

Layanan suara mencapai 355 juta minutes production (naik 123 persen dibandingkan pergantian tahun baru sebelumnya). Trafik layanan suara tertinggi terjadi di Sumatera Bagian Selatan, Jawa Timur, dan Jabodetabek.

Ada pun data yang dilaporkan oleh PT XL Axiata adalah pada kondisi normal trafik layanan suara rata-rata sebanyak 600 juta menit. Pada pergantian tahun baru mengalami peningkatan sebesar tiga persen.

Untuk SMS trafiknya 650 juta SMS (namun di pergantian tahun naik sebanyak 16 persen) dan komunikasi data sebanyak 17 terabytes (namun di pergantian tahun baru naik sebanyak empat persen).

Data yang dilaporkan oleh PT Telkomsel adalah layanan suara, trafik naik sebesar 10 persen dibandingkan hari biasa di 2010. Layanan SMS via telepon seluler mengalami kenaikan sebesar 24,45 persen dibandingkan hari-hari biasa di 2010.

Trafik SMS yg diakses melalui mobile device mengalami kenaikan sebesar 19,96 persen. Layanan Blackberry mengalami penurunan trafik sebesar 8,28 persen. Demikian juga halnya dengan link internet, trafiknya menurun 27,89 persen. (Ant/OL-5)


MediaIndonesia
[Read More...]


Pembangkit Listrik Tenaga Angin Dioperasikan di Bulukumba



Makassar (ANTARA News) - Satu turbin pembangkit listrik tenaga angin bakal dioperasikan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk mendukung program kerjasama Bank Dunia dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam penyediaan sarana dan prasarana air bersih.

Pembangkit bernama Jetpro Indonesia tersebut rencananya akan memasok listrik bagi dua pompa air bersih, dan sekitar 30 kepala keluarga miskin di Desa Mario Rennu, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Menurut Direktur PT Perkasa Bima Kencana selaku agen tunggal penjualan Jetpro di Indonesia, Erik Elisar, pihaknya telah melakukan perakitan mesin sejak 15 Desember 2010 dan siap beroperasi pada akhir Januari 2011.

"Penggunaan turbin dengan energi terbarukan dari angin secara komersil di Bulukumba merupakan yang pertama kali di Asia Tenggara. Selama ini, banyak pihak yang melakukan namun selalu gagal," ujarnya.

Dia mengatakan, investasi pengadaan mesin turbin produksi Jetpro International dari Taiwan tersebut bernilai Rp2 miliar.

Pembangkit menggunakan sekitar 140 turbin angin yang disatukan sehingga mampu menyediakan listrik maksimal 28 kw dari permintaan program sebesar 18 kilo watt (kw).

"Setiap turbin mampu menghasilkan daya maksimal 200 watt dan ternyata ada surplus. Jadi setelah untuk pompa air, sisa daya kami bagikan ke rumah penduduk," ujarnya.

Dia menjelaskan, masalah air bersih sangat krusial di Bulukumba. Menurut data Dinas Kesehatan setempat, tingkat kematian akibat kekurangqn suplai air bersih mencapai satu orang setiap tahun. Jauh dari standar PBB yang menetapkan 0,2 orang per tahun.

Namun, potensi angin di Bulukumba cukup baik dengan rata-rata kecepatan 12 meter per detik, sehingga pemerintah setempat berupaya mengatasi kendala kelistrikan pompa air dengan menggunakan turbin angin.

"Jika menggunakan bahan bakar biayanya tinggi. Kecepatan angin seperti itu sudah mampu menghasilkan energi yang kemudian disimpan di baterai penyimpanan," katanya.

Erik mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir jika terjadi angin kencang seperti topan, sebab panel pembangkit memiliki detektor kecepatan yang secara mekanis akan mengerem kecepatan turbin namun tak menghentikan suplai listrik.(ANT/P003)


ANTARAnews

Pembangkit Listrik Tenaga Angin Bulukumba Pertama di ASEAN

MAKASSAR--MICOM: Pemerintah Kabupaten Bulukumba mengembangkan pembangkit listrik tenaga bayu (angin) di Desa Mariorennu, Kecamatan Gantarang, sebesar 28 kilowatt (kw).

Menurut Erik Elisar Bura, Direktur PT Perkasa Bina Kencana, sebagai pelaksana pengadaan turbin angin berupa kincir, pembangkit listrik tenaga bayu (angin) berasal dari Taiwan. "Keberadaannya di Bulukumba, karena kerja sama antara Dinas Kesehatan Bulukumba dengan Bank Dunia," jelasnya.

Dipaparkan Erik, awalnya proyek ini untuk pengembangan air bersih di daerah pesisir pantai. Tapi, kemudian ternyata juga ada keluhan kurangnya pasokan listrik. Makanya, kemudian dibangunlah pembangkit listrik itu.

Bahkan, pembangunan pembangkit ini sudah mulai dilaksanakan 15 Desember 2010 lalu dan akan diresmikan pertengahan Januari nanti. Daya listrik 28 kw tersebut dihasikan dari 10 turbin yang dibangun. Setiap turbin terdiri atas 14 kincir angin berbingkai. Semuanya ada 140 kincir.

Jumlah daya yang dihasilkan tersebut mampu menyinari sekitar 20-30 keluarga. Tiap keluarga memperoleh daya maksimal 100 watt.

"Ini karena PT PLN belum bisa sepenuhnya mencapai daerah pesisir. Pembangkit listrik ini bukan hanya pertama di Sulawesi, tapi pertama di Asia Tenggara. Bahannya antikarat karena terbuat dari campuran nilon dan fiber," tambah Erik. (OL-5)


MediaIndonesia
[Read More...]


Tarif Murah (Bohongan) No Way



Telepon Pedesaan: Pedesaan di Indonesia membutuhkan dukungan telefoni dasar, bukan broadband

REPUBLIKA.CO.ID Makin sulit saja mengiming-imingi pelanggan layanan telekomunikasi di Indonesia dengan 'tarif super' murah. Perhatikan saja kinerja operator yang gencar menawarkan promo gratisan atau tarif super murah-- yang seringkali tidak sesuai dengan fakta.

Adakah terjadi kenaikan signifikan jumlah pelanggan mereka? Ternyata tidak. Dalam banyak kasus, yang terjadi justru sebaliknya. Pelanggan berpindah ke operator lain, karena dengan tarif yang diklaim murah tadi, mereka justru mendapatkan pelayanan yang buruk.

Perlu kiranya disadari bahwa jor-joran promosi tarif murah yang berlangsung sejak tahun 2007, justru melahirkan yang pelanggan semakin cerdas dan cermat dalam merespon promosi dan menentukan pilihan. Bagaimanapun, pelanggan tak ingin terjebak dua kali. Oleh karena itulah, mereka benar-benar mencermati promosi operator.

Bukan rahasia umum lagi, bahwa dibalik promo tarif super murah itu, mereka sering berhadapan dengan 'jebakan Batman.' Alih-alih mendapatkan tarif murah. Yang terjadi justru sebaliknya, pelanggan harus merogoh kocek lebih dalam lagi.

Simulasi yang dilakukan anggota BRTI, Heru Sutadi, misalnya, menemukan tarif yang jauh lebih mahal dibandingkan tarif yang diberlakukan sebelumnya. Bakrie yang menawarkan tarif serba Rp 1, ternyata mengutip biaya Rp 230 per empat menit, Rp 350 (enam menit), dan Rp 3.590 (satu jam). Jika dibandingkan dengan tarif Esia sebelumnya, justru terjadi kenaikan sebesar 15 persen untuk pembicaraan empat menit, 17 persen (enam menit), dan 20 persen (satu jam).

Sejauh ini, tarif murah memang telah menjadi semacam selling point utama operator dalam menggaet pelanggan baru, sekaligus menjaga pelanggan tidak beralih ke operator lain. Industri yang tengah memasuki masa saturasi, tak urung menyebabkan kompetisi semakin keras. Segmen yang dibidik juga semakin ke bawah. Pada situasi seperti ini, tarif menjadi persoalan yang 'peka'.

Pada sisi lain, kalangan operator sebenarnya sadar bahwa pelanggan telekomunikasi di Indonesia semakin cerdas mensikapi situasi. Seorang pelanggan memiliki kartu perdana multioperator adalah hal yang biasa. Kartu mana yang akan digunakan, tentu saja amat bergantung pada penilaian pelanggan, mana yang lebih murah untuk komunikasi.

Lantas, mengapa hampir semua operator ikut terlibat dalam perang tarif murah. Paling tidak ada dua orientasi utama yang melatarbelakanginya. Pertama adalah membangun customer based.Ini dilakukan oleh pendatang baru atau operator dengan pelanggan dibawah 20 juta. Melalui promo tarif murah mereka berharap bisa mendorong pertumbuhan pelanggan secara signifikan, sekaligus menekan biaya operasi untuk setiap pelanggan. Dengan biaya operasi yang semakin rendah, diharapkan margin bisa semakin besar.

Kedua menjaga pertumbuhan. Ini dilakukan opertor yang memiliki pelanggan diatas 20 juta. Dengan tarif murah operator membentengi pelanggan agar tidak mudah goyah, pada saat yang sama operator berusaha menggaet pelanggan yang telah bergabung dengan operator lain, sekaligus menggaet pelanggan yang sama sekali baru.

Sebenarnya, tanpa harus terjebak pada perang tarif murah, operator besar dengan modal kapasitas yang besar, coverage yang luas serta value added yang dimiliki, memiliki peluang tumbuh yang tinggi. Mengingat pelanggan telekomunikasi di Indonesia tengah memasuki fase transisi dari telefoni dasar ke layanan berbasis data. Operator besar memiliki layanan VAS dan data yang beragam dengan tarif yang semakin kompetitif yang tidak dimiliki operator kecil.

Sementara operator yang baru tumbuh, memiliki peluang menambah pelanggan baru di daerah yang baru dikembangkan. Masih banyak wilayah Indonesia yang bisa dikembangkan dan memiliki potensi pelanggan baru yang tinggi. Namun banyak operator yang enggan memperluas coverage. Mereka lebih memilih pasar yang sudah jadi dan mencoba mengusiknya dengan tarif super murah.

Bila kemudian operator besar ikut bermain, hal ini tak lepas dari keinginan menjaga pelanggan agar tidak berpindah ke operator lain. Pada saat bersamaan, promo tarif murah diharapkan mampu mengusik perhatian pelanggan yang ada di operator lain. Swing atau swicther customer --pelanggan yang mudah berganti operator--, belakangan memang banyak diincar operator besar.

Direktur Marketing XL, Nicanor V Santiago membenarkan bahwa switcher menjadi salah satu target program promo terbaru XL, disamping pelanggan yang sama sekali baru. '' Melalui program Rp 0,- kami ingin meningkatkan pelanggan baru, baik yang sama sekali baru maupun switcher. Proporsinya Fifty fifty,'' kata Nicanor.

Tak hanya XL yang membidik swicther. Telkomsel diam-diam menikmati kehadiran para switcher itu. '' Kami sering dianggap memberlakukan tarif premium, padahal kalau dicermati tarif kami sebenarnya yang paling murah,'' kata VP Area Jabotabek Jabar, Venusiana Papasi. Edukasi yang tepat serta makin meluasnya komunitas yang dikembangkan Telkomsel, kata Venus berhasil mengedukasi pelanggan baru, termasuk para Switcher tadi.

Sepanjang tahun 2010, baik XL maupun Telkomsel tercatat sebagai operator yang memiliki kinerja bagus serta mampu meningkatkan junmlah pelanggan yang signifikan. Yang menarik, keduanya sama-sama membukukan peningkatan revenue dari sektor data dan value added services.

Memperhatikan kinerja XL dan Telkomsel, boleh jadi kita memperoleh suatu gambaran bahwa tarif super murah untuk voice dan SMS tak bisa lagi dijadikan andalan utama dalam menarik simpati pelanggan, apalagi mendongkrak revenue. Tidak tertutup kemungkinan bahwa tarif murah justru akan menjebak operator itu sendiri, apalagi jika sumber utama revenue berasal dari layanan telefoni dasar, yakni telepon dan SMS.

Nicanor mengingatkan bahwa revenue voice dan SMS cenderung stagnan, bahkan mengalami penurunan. Hal ini terjadi akibat terus merosotnya tarif telepon dan SMS dari waktu ke waktu. Untuk menjaga revenue yang harus dilakukan operator adalah meningkatkan frekuensi pengiriman SMS dan lama menelepon.

Pada saat yang sama operator harus meningkatkan pendapatan di luar voice dan SMS, seperti VAS dan data dan mendorong peningkatan kontribusi sektor ini untuk pendapatan secara keseluruhan. Kontribusi VAS dan data yang sebelumnya berkisar antara 8-10 persen, akan didorong menjadi 15 persen. Langkah yang sama, juga dilakukan Telkomsel yang menargetkan kontribusi sektor VAS dan Data menjadi sekitar 13 persen.

Memperhatikan strategi XL atau Telkomsel, wajar jika keduanya seperti tak memiliki beban ketika pasar semakin gencar menabuh genderang perang tarif murah untuk layanan voice dan SMS. Sekalipun ikut berperang, namun keduanya memiliki orientasi dan target yang berbeda.

Tarif murah, tak urung, menjadi trigger agar pelanggan mau menikmati atau menggunakan layanan VAS dan data yang ada. Aneka promo murah dan gratisan yang ditawarkan, lebih berlatarbelakang edukasi kepada pelanggan serta memberikan kesempatan mereka mencoba layanan VAS dan data.

Layanan berbasis data, memang tengah menjadi tren. Fenomena ini tercermin dari peningkatan trafik data belakangan ini. Pada hari besar seperti Idul Fitri, Natal, juga tahun baru, trafik layanan data diperkitakan lebih tinggi dibandingkan layanan voice atau SMS. Fenomena ini menggambarkan bahwa pola komunikasi pelanggan Telekomunikasi mulai bergeser. Bila sebelumnya komunikasi lebih banyak dilakukan melalui voice, belakangan bergeser ke SMS.

Tatkala chatting, messenger atau push mail mulai populer, penyampaikan pesan singkat melalui SMS mulai ditinggalkan. Jangan kaget jika pertumbuhan pelanggan Blackberry di Indonesia meningkat hingga 400 persen, demikian pula pengguna layanan jejaring sosial seperti facebook dan twitter mengalami peningkatan secara dramatis. Layanan inilah yang mulai menggerus peran SMS sebagai media komunikasi.

Betapa tidak. Dari sekitar 2 juta pengguna Blackberry di Indonesia, dalam sehari berapa kali mereka mengirim messenger? Bila rata-rata, taruhlah 20 messenger, ini berarti ada 40 juta pesan yang sebelumnya dikirim lewat SMS, tak lagi dikirim. Lalu dari sekitar 26 juta pengguna facebook, berapa juta pesan yang mereka kirimkan dalam satu hari?

Tren mengirim pesan dengan messenger atau melalui jejaring sosial, akan semakin meningkat. Tak urung, fenomena ini akan menggerus jumlah pesan SMS yang dikirimkan. Bila SMS berkurang, praktis trafik voice juga akan mengalami penurunan. Bagaimana mengikuti dan menyiasati irama yang tengah berkembang di kalangan pengguna layanan telekomunikasi, merupakan sebuah langkah cerdas. Ini lebih baik--dan menguntungkan--, ketimbang jor-joran menawarkan tarif murah untuk voice dan SMS yang belum tentu meningkatkan pelanggan dan revenue secara signifikan.

Industri telah bergeser. Saatnya operator memandang ke depan, bulan set back ke belakang.


Republika
[Read More...]


Serangan ke Jejaring Sosial Akan Terus Meningkat



JAKARTA, KOMPAS.com - Apa yang akan terjadi di tahun 2011 nanti berkaitan dengan keamanan IT? Threat atau ancaman apa saja yang harus kita waspadai dan akan seperti apakah wajah dari ancaman tersebut di tahun 2011?

Simak prediksi para pakar keamanan dari ESET. Prediksi ini disusun David Harley, Director Malware Intelligence di ESET serta para analis di Cyber Threat Analysis Center (CTAC), sebuah badan yang menganalisis ancaman dunia maya, sekaligus bagian dari badan riset yang baru dibentuk oleh ESET tentang trend 2011.

Menurut analisis tersebut, media jejaring sosial masih akan menjadi target utama serangan sebagaimana yang telah dialami selama tahun 2010 baik oleh para pengguna Google maupun Facebook. Bahkan akan mengalami kecenderungan meningkat di tahun 2011 terhadap situs-situs media sosial lainnya seperti LinkedIn, Orkut, dan Twitter. Demikian pula terhadap search engine seperti Bing and Yahoo.

Kemunculan Facebook di sisi lain juga memunculkan masalah baru, dan masalah tersebut akan tetap ada jika upaya pembasmian threat hanya terbatas pada gejala-gejalanya saja dengan cara menyediakan menu privacy di media sosial tersebut sebagaimana diinginkan oleh penggunanya, sehingga keamanan data tetap menjadi tanggung jawab konsumennya tetapi pembasmian tidak sampai ke "penyakitnya". Bahaya di Facebook masih ada namun masih tersamar.

Serangan terhadap perangkat bergerak akan mengalami peningkatan: brands tertentu yang melengkapi produknya dengan applikasi untuk perlindungan akan semakin rentan terhadap serangan malware tetapi, yang pasti adalah serangan dari jejaring sosial palsu akan terus berlanjut.

Sementara itu, belum akan ada botnet baru yang akan muncul, botnet lama masih akan berkeliaran dan meningkat selama tahun 2011. Menurut pihak Shadowserver data, volume peredaran botnet masih akan meningkat, sementara itu, ThreatSense.Net data menyatakan pertumbuhan volume bot malware masih berlanjut, dimana hal tersebut menunjukkan infeksi zombie akan meliputi proporsi yang lebih tinggi dibanding infeksi pada sistem lainnya.

Berita yang agak menyenangkan belakangan ini adalah keberhasilan meredam tingkat infeksi botnet dan pada tahun 2011 akan terus berlanjut, bahkan upaya meredam botnet tersebut akan semakin meningkat. Para analis di Cyber Threat ESET menyatakan bahwa botnet akan tetap menjadi masalah utama, tetapi diharapkan ke depan, akan semakin banyak pengguna komputer yang menyadari bahwa botnet yang sepertinya kecil, dan jinak juga memiliki ancaman yang membahayakan sebagaimana botnet yang selama ini dikenal. Kesadaran tersebut menjadi poin penting meskipun botnet yang sebelumnya menyedot perhatian dari para peneliti keamanan dunia maya saat ini sudah mulai dilupakan oleh pembuatnya.

Kemunculan Boonana yang menyerupai Koobface, dan potensial menginfeksi lebih dari satu OS. Kondisi tersebut memungkinkan lebih banyak malware yang berbasis Java untuk bekerja dengan beberapa platform; contohnya, botnets yang menggunakan zombie dan mampu bekerja di dua OS Windows and non-Windows operating systems.

BlackHat SEO (Search Engine Optimization), terkadang tampil sebagai index virus atau index pembajakan, dan peluang blackhats untuk mengoptimalkan cara kerjanya akan semakin terbuka dalam mengendalikan lalu-lintas malware dengan pencarian real time terutama karena penggunaan media jejaring sosial, topik masalah ini telah menjadi materi diskusi utama di Konferensi Virus Buletin 2010.

Media jejaring sosial masih akan menjadi salah satu masalah terbesar, tidak hanya pada konteks malware. Sebagian besar malware akan tetap bergentayangan dan menginfeksi melalui jalan yang sama seperti lewat email, malicious URLs, forum komunitas, newsgroups dengan cara mebujuk calon korban untuk mengklik sesuatu. Salah satu yang mungkin juga akan cukup mengejutkan adalah kerentanan pada .LNK juga akan meningkat dari waktu ke waktu meskipun telah lama berselang sejak kerentanan tersebut di temukan.

Serangan dalam bentuk pencurian data SCADA juga masih akan ada, tetapi kemungkinan akan menggunakan spear-phishing dan malware jejaring sosial atau malah 0-days, dan Trojans daripada me-replikasi malware-malware seperti Win32/Stuxnet. Tetapi sayangnya kekuatan utama Stuxnet’s sepertinya sudah di lemahkan meskipun Stuxnet code juga bisa dengan mudah beradaptasi untuk menyerang semua instalasi yang tidak berhubungan sehingga bisa dipastikan bahwa penggunaan malware untuk tujuan sabotase masih bersifat spekulatif dan penyelidikan secara aktif masih tetap dilakukan. Tambahan lagi, scrapping tools pada situs-situs jejaring sosial seperti biasa digunakan untuk mencuri data, akan mengurangi beban untuk melakukan serangan spear phishing, yang akan membawa pada serangan-serangan pada target-target strategis lainnya.

"Dengan semakin aktifnya pengguna jejaring sosial di Indonesia, diharapkan setiap pengguna memiliki kesadaran melakukan proteksi account dan komputernya masing-masing. Kebanyakan situs jejaring sosial memberikan tanggung-jawab proteksi data kepada pemilik account. Untuk keamanan komputer, ESET telah mengantisipasi melalui kemampuannya mendeteksi malware dari third party program pada jejaring sosial. Untuk masyarakat Indonesia, ESET Indonesia juga menyediakan blog ESET Indonesia sebagai sarana edukasi publik," Demikian menurut Yudhi Kukuh, Security Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia.

Perusahaan-perusahaan keamanan yang memberi perhatian khusus pada anti malware akan cenderung semakin menaruh kepercayaan terhadap cloud-based telemetry untuk reputational analysis dan penjadwalan pemrosesan malware. Dalam sebuah workshop yang diadakan oleh CARO pada Mei 2010 di Helsinki, jumlah sampel malware yang menonjol mencapai 40 juta sampel. Untuk tahun 2011 kemungkinan akan mencapai angka 50 juta. Angka tersebut terbilang konservatif, karena mendapatkan angka yang akurat juga tidak mudah karena beberapa faktor diantaranya perbedaan dalam cara penghitungan di masing-masing perusahaan keamanan dan tidak cukup waktu untuk memeriksa apakah ada double counting sample.


KOMPAS
[Read More...]


Komikoo.com, Baca Komik Dapat Duit



JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak penggemar komik yang rela merogoh kocek untuk menyewa dari rental komik atau membeli dari toko buku. Tapi di Komikoo.com, membaca komik tak perlu bayar alias gratis, malah berkesempatan dapat duit.

Situs yang menyediakan komik buatan para komikus lokal ini memang menerapkan sistem keanggotaan yang unik. Setiap anggota (member) akan mendapatkan reward berupa point yang disebut Komipoint jika memberikan komentar atau rating kepada komik-komik yang ditampilkan. Saat ini, siapa yang mengumpulkan Komipoint tertinggi berhak mendapatkan hadiah sejumlah uang setiap bulannya.

Komikoo.com adalah sebuah situs komik dengan konten swadaya (user generated content). Situs ini lahir dari pengamatan bahwa banyak orang Indonesia yang memiliki bakat menggambar/membuat ilustrasi komik dan banyak pula orang Indonesia yang gemar membaca komik.

Kemampuan membuat ilustrasi dan kegemaran membaca komik ini sayangnya belum dibarengi oleh antusiasme para penerbit untuk menerbitkan komik-komik lokal. Komikoo.com hadir untuk memberikan outlet kepada para komikus tersebut untuk menampilkan karya-karya mereka dalam bentuk yang mereka inginkan, yaitu komik.

"Cita-cita komikoo.com adalah memberikan sarana bagi para komikus untuk menunjukkan karyanya dengan mudah, dan menjadi wadah di mana para komikus dapat berkumpul dan berdiskusi," tulis Iqbal Aribaskara, pendiri Komikoo.com dalam siaran persnya. Oleh karena itu komikoo.com dilengkapi fitur-fitur yang mendukung komunikasi antar komikus, yaitu: fitur real-time chat, fitur shoutbox, fitur forum.

Pertama di Indonesia

Komikoo.com mengklaim sebagai pelopor situs komik online dengan konten swadaya dari para anggotanya. Iqbal menyatakan, ide mendirikan Komikoo mulai terpikir pada tahun 2007. Baru pada tahun kuartal kedua 2008, Komikoo.com versi pertama mulai dikembangkan. Versi pertama diluncurkan pada Agustus 2009 kemudian diperbarui dengan versi kedua yang online sekarang sejak November 2009.

Sebuah komik di komikoo.com memiliki elemen-elemen Judul, Sinopsis, Sampul, dan Halaman yang tersusun secara berurutan/sekuensial, sebagaimana sebuah komik seharusnya. Komikoo.com adalah situs pertama yang mengemas data komik seperti ini.

Untuk mempromosikan komik yang masuk, setiap komik yang diunggah ke Komikoo.com secara otomatis akan disiarkan via akun Twitter dan fanpage Komikoo di Facebook sehingga dapat tersiar lebih luas. Saat ini sudah ada 700 fans di Facebook dan lebih dari 100 follower di Twitter. Sejauh ini, Komikoo memang belum menawarkan benefit langsung kepada komikus yang bergabung, namun sedang disiapkan ke depan.

"Semua layanan di Komikoo.com saat ini masih gratis, dan saat ini Komikoo.com ada dalam tahap pembicaraan dengan beberapa pihak untuk kerjasama-kerjasama yang saling menguntungkan baik untuk Komikoo.com, maupun para komikus yang ada di komikoo.com," lanjut Iqbal.

Bulan November lalu, Komikoo.com terpilih menjadi salah satu pemenang SparxUp Awards dalam kategori Best User Generated Content. SparxUp Award merupakan kompetisi buata para digital start up yang digagas Semut Api, Kaskus, Kompas.com, dan Daily Social.

Komikoo.com dapat diakses melalui desktop dengan alamat http://komikoo.com maupun versi mobile di http://m.komikoo.com . Follow juga akun twitter komikoo.com di @komikoo (http://twitter.com/komikoo) , dan facebook fanpage komikoo di http://facebook.com/komikoo


KOMPAS
[Read More...]


 

Categories

Recent Comments

Popular Posts

Return to top of page Copyright © 2012 | Iseng Bloger Converted into Blogger Template by Riyan Apri