ISENG BLOGER

Virus Patah Hati dari Sragen Bikin Iseng



Jangan Bunuh Saya Biarkan Saya Hidup Di Komputer Anda. Saya Sudah Tidak Punya Tempat Lagi Untuk Hidup. Saya Tidak Mengganggu System Anda Terima Kasih.
Salam Bocah Ndeso.
Sragen L0r0471 Community

Demikianlah pesan yang ditampilan virus lokal di komputer yang terinfeksi. Meski penyebaran virus komputer di Tanah Air akhir-akhir ini masih didominasi virus mancanegara, masih ada juga pembuat virus lokal yang unjuk gigi.

Sesuai jejak yang ditinggalkan, "Virus Patah Hati Buatan Sragen", ini mengusung kisah asmara sebagai motif penyebaran. Seperti khas virus-virus lokal sebelumnya, pelaku patah hati ditinggal pujaan hatinya dan memanfaatkan media penyebaran ini untuk mengungkapkan uneg-unegnya.

Virus yang dikenal dengan nama W32/VBInject.MF itu akan menampilkan pesan baik pada saat komputer booting atau pada waktu yang telah ditentukan. Untuk menampilkan pesan tersebut, ia akan menjalankan file yang berada di direktori "C:-Windows-system32-Windows.vbs" yang menampilkan tulisan sebagai berikut:

Titip Salam buat RIDWAN DAN NITA.

Selamat Buat Kalian Berdua
Semoga Bahagia Sepanjang Masa
Bahagia Dunia Akherat.
Buat RIDWAN Jaga Dia Baik-baik Jangan Kecewakan Dia, Awas Kalau Macam-macam, Jangan Nyerah.
Buat Anita D.N. Jadilah Istri Yang Baik, Patuh Terhadap Suami, Setia, Satu Lagi NRIMO.
Buat Kalian Berdua Tidak Usah Kawatir Aku Bukan Orang Yang Suka Mengganggu Pasangan Orang Lain Tenang Saja.
Meskipun Masih Pacaran Atau Belum Ada JANUR MELENGKUNG.

Selain menampilkan pesan di atas, ia juga akan meninggalkan jejak lain dengan menambahkan informasi pada system properties Windows dengan membuat file yang di simpan di direktori "C:-Windows-system32-oeminfo.ini" dengan pesan ini:

Mengenang Tragedi Palang Sepor.

Selamat Buat Kalian Berdua Jadilah.
Yang Terbaik Semoga Bahagia Dunia Akherat.
Banyak Rejeki Banyak Anak Amin

Sragen, 21 Juli 2008 Good Luck !

Virus juga akan membuat pesan yang akan di tuangkan pada sebuah file yang akan di simpan di beberapa tempat "%Drive%:-L0r0471.doc & C:-Documents and Settings-All Users-Desktop-L0r0471.doc (%Drive% menunjukan lokasi Drive) yang berupa dokumen berisi pesan cintanya.

Virus ini berukuran 232 KB dan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic. Untuk mengelabui target komputer yang diinfeksi, virus menyertakan ikon gambar bunga dan file aplikasi yang dinamai seolah program permainan SexyGame, GameHouse dari KraiSoft Entertainment.

Secara umum, virus ini tergolong virus jinak karena tidak melakukan perusakan terhadap data, tetapi virus ini cukup merepotkan dan menyebabkan komputer korban menjadi lambat karena ia akan mengaktifkan dirinya serta menampilkan pesan secara otomatis pada waktu yang telah ditentukan.

Sebagai bentuk pertahanan ia akan mematikan beberapa fungsi Windows yang terkenal seperri Task Manager, Regedit, System Restore ataupun Folder Options serta blok akses Safe Mode serta Safe Mode with Command Prompt. Hal yang melegakan karena virus ini tidak akan menyembunyikan atau menghapus file baik yang berada di Hard Disk maupun di Flash Disk.

Untuk menyebarkan dirinya, ia akan mengggunakan media flash disk (UFD) atau removable disk dengan membuat 2 buah file dengan nama file "SexyGame.exe" dan Autorun.inf. File Autorun ini sendiri digunakan untuk mengaktifkan file "SexyGame.exe" secara otomastis pada saat user mengakses "flash disk".


KOMPAS

[Read More...]


TelkomVision Garap Layanan Multichannel



Direktur Utama TelkomVision Elvizar KH menyampaikan kabar gembira kehadiran IPTV yang segera akan diluncurkan tahun ini, di sela konperensi pers peluncuran logo baru TelkomVision, Jakarta (26/1/2011).

JAKARTA, KOMPAS.com
- Saat ini, TelkomVision mungkin dikenal sebagai salah satu penyedia layanan TV Kabel atau Pay TV (televisi berlangganan). Namun, memasuki tahun 2011 ini, anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia tersebut mencanangkan diri sebagai penyedia layanan multichannel. Hal tersebut ditandai dengan perubahan logonya.

"TelkomVision dengan wajah dan semangat baru, memperkuat posisi sebagai perusahaan multimedia yang menghadirkan tidak saja beragam layanan hiburan tapi juga layanan lain nya seperti internet dan fixed line melalui dukungan dari Telkom Group," ujar Elvizar KH, Direktur Utama TelkomVision saat menyampaikan latar belakang perubahan logo TelkomVision dalam siaran persnya belum lama ini.

Sejumlah inovasi akan diluncurkan tahun ini. Setelah menyediakan TV voucher pertama di Indonesia, TelkomVision kini juga menempatkan diri sebagai TV berlangganan yang fleksibel dengan dua pilihan berlangganan prabayar dan pascabayar. Tahun ini, pilihan paket-paket hiburan juga akan diperluas tidak hanya melalui teknologi yang berbasis kabel dan satelit tapi juga akan meluncurkan IPTV (Internet Protocol TV) diikuti oleh penambahan lokal konten.

Pilihan paket berbasis satelit menawarkan sistem pembayaran prabayar dan pascabayar dengan 48-90 channel menjangkau seluruh wilayah Indonesia menggunakan Satelit Telkom 2. Sementara paket berbasis kabel dengan 5 head-end (pusat pengendalian TV kabel) di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Bali menawarkan 60 channel. Melengkapi pilihan kedua paket ini, TelkomVision akan menawarkan IPTV yang merupakan Layanan TV berlangganan lengkap dengan interaktif (VOD, Time-shift TV, dll), mulai dari 88 channel.

"Tahun 2011, TelkomVision menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 90%, dan total subscriber sebesar 66%," ujar Elvizar.


KOMPAS

[Read More...]


Masyarakat di Daerah Haus Informasi Teknologi



TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Penggagas pendidikan internet untuk Perempuan, Nurlina Purbo, mengatakan saat ini di daerah motivasi masyarakatnya untuk melek informasi teknologi, baik seluler, cyber sangat besar.

Sikap antusias untuk belajar IT tinggi karena ingin banyak mendapatkan pengetahuan yang lebih banyak dibandingkan dengan putera puteri mereka.

"Usaha orangtua di daerah bukan untuk gaya-gayaan tapi mereka merasa perlu tahu perkembangan teknologi dalam rangka mendidik anak,"ungkap Nurlina saat peluncuran Mothers On Mobile (MOM) di Citos, Jakarta belum lama ini.

Selama ini pengetahuan anak dalam bidang IT memang sangat cepat. Sebagai orangtua harus dituntut lebih tahu lebih cepat sehingga bisa mengarahkan atau memberitahukan jika muncul pertanyaan dari sang anak.

Jika di daerah motivasinya besar, sebaliknya di Jakarta stagnan. Bagi masyarakat Jakarta, mengikuti perkembangan bidang IT sudah menjadi bagian kahidupan sehari-hari .


Tribunnews
[Read More...]


VMware Go Pro Layanan Infrastruktur IT UKM



Ilustrasi VMware (Istimewa)

Jakarta (ANTARA News) - VMware, perusahaan penyedia solusi dan layanan komputasi awan (cloud computing), mengumumkan telah menyediakan layanan Go Pro yang dikhususkan untuk melayani manajemen infrastruktur teknologi informasi (TI) unit usaha kecil dan menengah di Indonesia.

"Dengan VMware Go Pro, kami membawa manajemen infrastruktur TI yang mudah digunakan UKM," kata Manoj Jayadevan, Director of Emerging Business and Products VMware dalam siaran persnya, Senin.

VMware Go Pro, Jayadevan menambahkan, menyediakan layanan manajemen patch, help desk, manajemen aset peranti keras, dan manajemen lisensi peranti lunak.

VMware Go Pro menyediakan panel tunggal bagi UKM untuk mengelola infrastruktur fisik dan virtual, menyederhanakan manajemen TI sehingga mereka bisa mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk tugas-tugas bernilai strategis.

“Go Pro ini membantu ukm melompati kompetisi dengan menyediakan komputasi yang terstruktur, terkelola layaknya perusahaan besar," papar Andrew Dutton, Senior Vice President dan General Manager VMWare Asia Pasifik dan Jepang.

VMware Go Pro tersedia dipasar Indonesia dengan model berlangganan dengan biaya 29,5 dollar Amerika Serikat peradmin perbulan. (Ber/S026)



ANTARAnews
[Read More...]


Konsumsi Energi Indonesia Lebih Banyak Untuk Nonproduktif



Yogyakarta (ANTARA News) - Konsumsi energi di Indonesia sebagian besar digunakan untuk kegiatan nonproduktif yang hanya sedikit bernilai ekonomis, kata Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Harwin Saptoadi.

"Kegiatan nonproduktif itu di antaranya sektor rumah tangga dan transportasi keluarga. Hal itu menyebabkan konsumsi energi menjadi boros atau tidak efisien," katanya di Yogyakarta, Senin.

Ia mengatakan konsumsi energi di Indonesia juga untuk menopang industri manufaktur yang boros energi tetapi menghasilkan komoditas berharga rendah.

Padahal, menurut dia, di negara maju energi digunakan secara efisien untuk kegiatan produktif yang menghasilkan komoditas berharga tinggi, atau negara tersebut pertumbuhan ekonominya ditopang oleh industri jasa yang bernilai ekonomis tinggi tetapi lebih sedikit memerlukan energi.

"Oleh karena itu, usaha keras untuk efisiensi energi harus tetap dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa," katanya.

Ia mengatakan meskipun potensi sumber daya energi terbarukan sangat melimpah di Indonesia, pemanfaatannya secara riil sebagai pembangkit energi listrik masih sangat kecil.

"Di sisi lain, sumber daya energi biomassa di Indonesia tidak bisa diabaikan, karena terbukti mampu menyumbang 17,59 dari total pasokan energi nasional pada 2008, hanya kalah dari minyak bumi (37,01 persen) dan batu bara (26,24 persen)," katanya.

Menurut dia, biomassa tersebut tidak dapat dibandingkan dengan batu bara. Batu bara adalah "the real fuel", sedangkan biomassa agak sulit disebut sebagai bahan bakar, meskipun mampu terbakar karena kandungan "combustibles" yang dimilikinya.

Dengan demikian, tidak terlalu mengherankan jika densitas energi dua jenis bahan bakar tersebut jauh berbeda, karena biomassa terbentuk hanya dalam orde tahunan sedangkan batu bara terbentuk setelah puluhan juta tahun.

Ia mengatakan salah satu kekurangan biomassa adalah densitas energinya yang rendah. Jika biomassa digunakan sebagai bahan bakar utama di suatu pembangkit listrik skala besar, maka laju "volumetris input" yang dibutuhkan pasti sangat besar.

"Di sisi lain, pemakaian limbah biomassa pada pembangkit listrik skala kecil (lokal) membutuhkan biaya investasi spesifik yang tinggi, operator yang banyak, dan memiliki efisiensi termal yang rendah," katanya.

Menurut dia, dengan memperhatikan berbagai potensi dan hambatan, solusi yang diperlukan adalah "co-firing" atau "co-combustion", yakni pembakaran bersama antara batu bara dan biomassa di ruang bakar PLTU skala besar yang sudah ada.

"Namun, lebik baik jika PLTU batu bara itu berlokasi dekat dengan sumber limbah biomassa (kurang dari 50-80 kilometer) sehingga biaya transportasi biomassa tidak terlalu tinggi," katanya.(B015/M008/A038)


ANTARAnews
[Read More...]


 

Categories

Recent Comments

Popular Posts

Return to top of page Copyright © 2012 | Iseng Bloger Converted into Blogger Template by Riyan Apri