ISENG BLOGER

Komisi Iptek ASEAN Punya Enam Program Unggulan



Delegasi dari 10 negara ASEAN bergandengan tangan dalam persiapan pertemuan ASEAN di Yogyakarta, 7 Maret 2011. 10 negara hadir dalam pertemuan persiapan KTT ASEAN yang akan digelar 7 dan 8 Mei. FOTO ANTARA/Regina Safri (ANTARA/Regina Safri)

Bogor (ANTARA News) - Staf Khusus Menristek Bidang Kelembagaan Dr Ade Komara menyatakan bahwa Komisi Iptek ASEAN memiliki enam program unggulan (flagship programs).

"Setiap program unggulan itu ada negara yang bertanggung jawab untuk memimpin program," katanya seperti disampaikan Tenaga Ahli Media Menristek H Drs Muarif di Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Ade Komara pada Selasa (3/5) mendampingi Menristek Suharna Surapranata pada acara Lokakarya ASEAN untuk Pelaksanaan Program Unggulan Komite Iptek di Bandung.

Komite Iptek ASEAN atau ASEAN COST (ASEAN Committee on Science and Technology) merupakan salah satu komite yang ada dalam

Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN). Ia menjelaskan di komite tersebut, terdapat ASEAN Plan of Action in Science and Technology (APAST) yang berisi rencana aksi kerja sama di bidang Iptek antarnegara-negara ASEAN.

Menurut Ade Komara, di dalam APAST ini ada enam program unggulan, pertama adalah sistem peringatan dini (early warning system) dan pengurangan risiko bencana yang dipimpin Indonesia.

"Kedua, program unggulan aplikasi perangkat lunak `open source` yang juga dipimpin oleh Indonesia," katanya.

Ketiga, program biofuel yang dipimpin Malaysia, keempat program kesehatan oleh Singapura, kelima program unggulan makanan oleh Thailand, dan keenam program unggulan mengenai perubahan iklim dipimpin Filipina.

Ia menjelaskan lokakarya selama dua hari (3-4/5) itu untuk merumuskan peta jalan (road map) dan rencana implementasi dari program unggulan tersebut secara lebih rinci sehingga bisa segera dilaksanakan.

Menurut Ade Komara, masing-masing negara penanggung jawab akan mempresentasikan mengenai peta jalan dan rencana implementasi untuk disempurnakan berdasarkan masukan semua negara anggota.

Dengan demikian target minimal dari lokakarya tersebut adalah terumuskannya tujuan, hasil, keluaran dan aktivitas dari semua program unggulan tersebut.

"Untuk level ASEAN, lokakarya ini penting karena enam program unggulan inilah yang merupakan program nyata kerja sama bidang Iptek," katanya.

Karena itu, kata dia, lokakarya tersebut harus menghasilkan rencana yang implementatif sehingga ASEAN betul-betul memiliki program kerja sama yang berjalan untuk menyongsong pembentukan Masyarakat ASEAN pada 2015.

Ia menambahkan, Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah lokakarya sesuai kesepakatan pertemuan ASEAN COST di Thailand pada Desember 2010.

Kemenristek, dalam hal ini Deputi Jaringan Iptek, adalah ketua delegasi Indonesia di ASEAN COST, dan mengkoordinasikan beberapa lembaga lain untuk dua program unggulan yang menjadi tanggung jawab Indonesia.

Untuk Sistem Peringatan Dini dan Pengurangan Resiko Bencana, tim Indonesia terdiri atas Ristek, BMKG, Bakosurtanal dan BPPT, sedangkan tim Aplikasi Perangkat Lunak open source, tim Indonesia terdiri atas Ristek, Kemenkominfo, dan LIPI.

Menurut dia, bagi Indonesia, peran di kedua program unggulan ini cukup strategis untuk meningkatkan pengaruh Indonesia di tingkat ASEAN.

Di kedua bidang ini Indonesia sudah memiliki kemampuan dan program yang cukup baik, sehingga dengan adanya kerja sama ini dapat ditingkatkan dan diperluas skalanya menjadi skala regional.

"Sedangkan untuk program unggulan lain, Indonesia akan berkontribusi sesuai dengan program nasional yang memang sudah ada selama ini," katanya.(A035/E005)



ANTARAnews
[Read More...]


ITB Sajikan Makanan Fermentasi Terbaru



BANDUNG--MICOM: Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar pameran makanan fermentasi mikrobiologi hasil racikan para mahasiswa di Ganesha itu.

Pameran yang digelar di Aula Timur ITB sejak tanggal 2 hingga 3 Mei 2011 tersebut tidak sekedar menampilkan hasil olahan fermentasi berbentuk tahu, tempe dan yoghurt saja. Namun, juga menampilkan produk turunannya yang kreatif.

"Pameran ini merupakan upaya edukasi kepada masyarakat untuk memberdayakan produk makanan fermentasi sehingga memiliki nilai lebih dan berasa enak," kata Ketua Panitia Fermentation Reloaded Widya di sela-sela pameran, Selasa (3/5).

Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun di Kampus ITB tersebut, kata Widya, untuk merangsang mahasiswa untuk menciptakan produk makanan fermentasi lainnya dari produk yang ada saat ini.

Selain itu, memberikan pendidikan dan berbagi pengetahuan dengan masyarakat dalam pengolahan produk fermentasi yang baik, benar dan kreatif.

ITB sebagai lembaga pendidikan yang memiliki jurusan mikrobiologi juga mendorong adanya standarisasi makanan-makanan fermentasi sehingga menghasilkan produk yang berkualitas dan diminati pasar.

"Makanan hasil olahan fermentasi tersebut sudah menjadi bagian dari masyarakat, sehingga perlu standarisasi sehingga produknya baik, sehat dan memiliki nilai lebih baik," katanya.

Pameran itu diikuti sekitar 20 gerai, selain diikuti oleh produk hasil olahan makanan fermentasi dari mahasiswa ITB juga terdapat peserta dari produsen makanan fermentasi. (Ant/OL-9)


MediaIndonesia
[Read More...]


Waspadai Jebakan Video Osama di Facebook



Screenshot (nakedsecurity)

Jakarta - Sebuah laporan menyebutkan, di Facebook tengah beredar luas link video yang diklaim menampilkan kematian Osama bin Laden. Hati-hati, ini adalah jebakan.

Dengan mengkliknya, pengguna akan dibawa ke sebuah halaman Facebook yang mendorong mereka untuk mengklik 'like' dan 'share' sebuah link video Osama dengan semua teman Facebook.

Namun setelah mengkliknya, pengguna tidak mendapatkan video seperti yang dijanjikan, melainkan hanya membantu si scammer menyebarkan link ini ke seluruh pengguna Facebook. Pengguna malah harus mengikuti serangkaian survei yang harus diselesaikan sebelum melangkah ke step berikutnya.

Firma keamanan Sophos yang melaporkan scam ini menyebutkan, scammer akan mendapatkan uang setiap kali seorang pengguna selesai melengkapi survei. Itu sebabnya, mereka ingin agar pengguna yang menjadi korban membagi link video ini ke sebanyak-banyaknya orang.

"Pengguna komputer harus mewaspadai bentuk scam yang berhubungan dengan poemberitaan Osama Bin Laden. Tidak hanya di Facebook tetapi media internet lainnya juga," imbau Sophos seperti dikutip detikINET dari Naked Security, Selasa (3/5/2011).

Ditambahkan Sophos, sebuah pemberitaan yang tengah heboh dan dicari banyak orang memang kerap didomplengi spammer atau hacker untuk mengancam keamanan para penggguna internet.

Pantauan detikINET, Facebook Indonesia agaknya belum ramai jenis scam ini. Namun mengingat begitu cepatnya penyebaran scam melalui internet, ada baiknya Anda mewaspadainya juga.( rns / ash )


detikInet
[Read More...]


Nyaman dengan Internet Mobile, Apa Yang Sebaiknya Dilakukan



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Generasi sekarang sering disebut sebagai Gen – C, alias Connected. Dimana pun kapan pun ingin selalu terhubung dengan internet. Saat di jalan macet mereka akan asik twitter, saat beraktivitas tak lupa upload foto ke facebook, bahkan saat menunggu sekalipun kini semakin menyenangkan karena bisa download lagu atau main game online.

Device yang digunakan pun bermacam-macam, mulai dari blackberry, ipad , iphone, android atau bahkan yang kian populer berbagai tablet phone. Kenikmatan dalam selalu terhubung dan menggunakan device tersebut akan sangat terasa bila kita terhubung dengan internet kecepatan tinggi, dalam hal ini internet broadband. Berikut tips dalam memilih internet brodband sesuai kebutuhan :

Pilih paket sesuai kebutuhan. Jangan mubazir atau tergiur dengan jargon unlimited. Contoh: bila hanya ingin upload facebook atau twitteran saja cukup pilih paket social media yang jauh lebih murah bahkan gratis, sedangkan bila anda heavy user yang sering download browsing dsb, pilihlan paket dengan speed atau kuota yang cukup besar dan mumpuni.

Pilih provider yang memiliki jaringan rapat, atau yang jumlah BTS nya banyak, sehingga aktivitas download ataupun internetan bebas “lemot “ atau delay bahkan terhenti karena blank spot

Kenali device anda, sering terjadi kegagalan maupun gangguan koneksi akibat salah setting di device. Contohnya adalah tidak tau nama Acces Point Name, setting network (2G, 3G, atau 2G & 3G), dsb. Tanyakan pada operator atau vendor device anda tentang setting teknis ini.

After sales service. Sebuah layanan yang sifatnya teknis sangat rentan dengan gangguan, kerusakan atau ketidaktahuan pengguna. Pastikan device atau layanan yang anda pakai bergaransi dan menyediakan customer service (Call Center) yang mudah dihubungi
Use internet wisely.

Setelah anda menemukan pilihan anda, jangan lupa memakainya dengan bijak: hindari menggunakan device saat menyetir, asik sendiri tanpa memperdulikan orang-orang sekitar, atau internet abuser yakni memakai internet berlebihan.[Suryanda Stevanus]


Republika

[Read More...]


Kemendiknas dan Microsoft Kerjasama



Muhammad Nuh (ANTARA/Kharis Kustiawan)

Jakarta (ANTARA News) - Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2011, Microsoft Indonesia menandatangani perjanjian kerjasama dengan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) untuk bersama-sama memperkuat pengetahuan teknologi informasi di dunia pendidikan, serta meningkatkan inovasi dan kreativitas.

Dalam siaran persnya Senin, Microsoft mengungkapkan bahwa nota kesepahaman itu ditandatangani oleh Mendiknas Mohammad Nuhdan Direktur Utama Microsoft Indonesia, Sutanto Hartono, Senin (2/5) siang di Kantor Kemdiknas, dalam acara resepsi Hardiknas.

Mendiknas Mohammad Nuh mengatakan, melalui peningkatan pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kedepan sumber daya manusia Indonesia dapat mendukung penguatan daya saing Indonesia.

“Tentu bukan hanya itu saja, melalui TIK inilah diharapkan upaya untuk merealisasikan tercapainya misi Kemdiknas bisa segera terwujud. Kami sadar TIK merupakan bagian yang tidak terpisahkan untuk mencapai tujuan pendidikan,” kata Mohammad Nuh.

Itulah sebabnya, kata Nuh menjelaskan, TIK menjadi salah satu dari tiga pilar yang dikembangkan Kemdiknas dalam rangka menjalankan efisiensi dan efektivitas program kementerian selain berbagi sumber daya dan integrasi proses.

“Melalui kerjasama inilah harapannya ke depan pemanfaatan TIK bukan hanya bagi lingkungan kementerian, tapi juga bisa dikembangkan pada tingkat satuan pendidikan,” katanya.

Sementara pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Microsoft Indonesia, Sutanto mengatakan, Microsoft memiliki visi untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang inovatif dan berbasis ilmu pengetahuan.

Bersama-sama dengan pemerintah, dalam hal ini Kemdiknas, kami percaya bahwa dengan public private partnership yang positif, akan dapat menjadi dunia pendidikan unggul dan berdaya saing tinggi. Microsoft bertekad untuk menjadi mitra ekosistem yang terus bertumbuh, bersama-sama dengan para stakeholders, termasuk pemerintah,” katanya.

Ruang lingkup MoU antara Kemdiknas dan Microsoft Indonesia, antara lain dalam bidang peningkatan mutu pendidikan dan pencapaian reformasi layanan pendidikan yang bertumpu pada pengetahuan dan pemanfaatan TIK.

Bentuk kerjasama yang dilakukan antara lain; Microsoft Partners in Learning (PIL), sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan metode pengajaran para guru, di bawah bendera program “Guru Inovatif”.

Sutanto berharap, melalui program ini, Microsoft akan dapat memberikan bimbingan kepada para guru di sejumlah sekolah, yang akan dijadikan contoh sebagai institusi pendidikan dan tenaga pengajar yang siap menggunakan metode belajar-mengajar abad 21.

Selain itu, Sutanto menambahkan, MoU ini dapat digunakan sebagai sarana untuk membuka saluran komunikasi dan pertukaran informasi yang lebih luas di dunia pendidikan. Microsoft menyediakan layanan email secara cuma-cuma melalui program Microsoft Live@Edu yang memungkinkan baik pendidik (guru), tenaga kependidikan, dan peserta didik dapat berinteraksi dan berbagi informasi.

Selain itu ada beberapa paket piranti lunak, pengembang dan desainer sistem yang diberikan Microsoft kepada sekolah-sekolah di Indonesia yang diberikan tanpa biaya melalui Microsoft Dreamspark. Siswa dapat mengunduh piranti lunak profesional yang membantu proses akademik mereka dan akhirnya mendukung karir di masa mendatang.

Berdasarkan data dari Kemdiknas, saat ini di Indonesia terdapat sebanyak sekitar 165.000 buah sekolah, mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, dan sebanyak 4.500 buah universitas yang tersebar di seluruh di Indonesia. Total jumlah siswa di seluruh Indonesia mencapai 45 juta orang.

“Berdasarkan pada fakta-fakta itulah Microsoft berkomitmen untuk terus mendukung dunia pendidikan Indonesia dalam menyongsong era pendidikan digital abad 21,” lanjut Sutanto.

Melalui bendera Microsoft Education, katanya menambahkan, Microsoft mendukung pertumbuhan inovasi teknologi yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan industri kreatif, dimana semua berangkat dari dunia pendidikan.(Yud/S026)



ANTARAnews
[Read More...]


 

Categories

Recent Comments

Popular Posts

Return to top of page Copyright © 2012 | Iseng Bloger Converted into Blogger Template by Riyan Apri